Renungan Harian, Sabtu, 23 Agusutus 2025 : Amsal 11 : 14, Pimpinan dan Penasihat: Figur Pemersatu.
KMJ pimpin rapat di Grj. Christy dan Pnt. R. Lekransy beri materi Pengawasan Orangtua di ruang publik
Renunganakhirpekan23agustus2025,
Ada dua tipe orang yang disinggung oleh bacaan ini yang memiliki pengaruh
terhadap baik dan buruknya kehidupan, yaitu Pimpinan
dan Penasihat.
Pimpinan adalah orang yang
memiliki kedudukan atau kekuasaan untuk memimpin atau mengarahkan kelompok,
organisasi atau kegiatan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kewenangan seorang pimpinan adalah mengatur, mengelola dan mengendalikan
jalannya suatu organisasi melalui kewenangan yang dimiliki. Berbeda dengan
pemimpin yang fokus pada kemampuan mempengaruhi dan menginspirasi orang lain
secara informal bukan karena posisi, Pimpinan justru fokus pada otoritas dan
jabatan. Dan, bacaan hari ini katakan, jikalau
tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa. Bacaan ini memberi kesan
bahwa, menurut alkitab, keberadaan atau kehadiran pimpinan yang sangat
diperlukan dalam hidup bersama karena wewenang yang ada padanya untuk mengatur,
mengelola dan mengendalikan jalannya kehidupan bersama agar hidup bersama itu
dapat berlangsung dengan baik, aman dan damai. Pimpinan bertanggungjawab untuk
tercapainya kehidupan seperti itu. Maka ketiadaan pimpinan akan sangat
berdampak terhadap keutuhan kehidupan bersama. Hidup bersama akan menjadi
semakin rusak, hancur karena mereka yang hidup bersama itu tidak dapat diatur
dan mereka bebas hidup tanpa kendali.
Penasihat adalah orang yang
memberi nasihat, saran, atau bimbingan, dan biasanya karena keahlian atau
pengetahuan yang mendalam yang dimilikinya dalam bidang tertentu. Penasihat itu
biasanya selalu memberi arah, saran dan membantu seseorang membuat keputusan
penting. Dan, tidak semua orang bisa jadi penasihat, apalagi penasihat atas
berbagai persoalan. Atau, tidak semua orang bisa memberi nasihat yang tepat
berhubung dengan persoalan yang tidak ia ketahui. Hanya orang-orang yang berkompeten
atau memiliki kompetensi pada bidangnya sajalah yang dapat memberi nasihat,
arah, saran dan atau bimbingan. Maka untuk hal-hal tertentu, orang bisa saja
memberi nasihat sesuai dengan pengetahuan dan keahlian yang dimiliki. Semakin
banyak orang yang memberi nasihat akan sebuah persoalan dalam hidup terutama
dalam hidup bersama, maka akan semakin baik penanganan atau penyelesaiannya.
Oleh karena itu, bacaan kita katakan: jika
penasihat banyak, keselamatan ada. Alkitab mengakui bahwa semakin
banyak orang yang berkompeten memberi nasihat, memberi saran dan memberi
bimbingan bahkan membantu membuat keputusan penting tentang bagaimana menjalani
hidup bersama atau bagaimana menangani soal-soal yang berhubungan dengan
kehidupan bersama maka kehidupan bersama itu akan semakin baik tercipta,
terjaga dan terpelihara.
Maka bersyukurlah jika pada kita ada pimpinan. Tanda engkau bersyukur
adalah, berilah diri untuk dipimpin oleh pimpinan. Jangan mengatur diri
sendiri atau jangan tidak mau diatur. Itu hanya akan membawa kejatuhan atau
kehancuran. Bersyukurlah jika kita diberi kesempatan untuk menjadi pimpinan.
Pakailah kewenangan itu untuk kepentingan bersama yang lebih baik dan lebih
bermanfaat. Pimpinlah mereka yang Allah anugerahkan untukmu bukan untuk
memerintah atas mereka atau mencari keuntungan bagi dirimu sendiri tapi
pimpinlah mereka juga untuk beruntung menjalani hidup ini dan beruntung
memiliki pimpinan seperti dirimu. Dimanapun engkau berada, bila ada orang yang
harus diatur, dikelola dan dikendalikan, maka disitu engkau adalah pimpinan
atas mereka.
Juga, bersykurlah jika ada orang yang butuh arahan, saran dan bimbingan
darimu sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang engkau miliki. Bersyukur
dan berilah nasihatmu! Jangan diam jikalau hal itu dapat engkau lakukan sebab
dengan diammu, engkau telah membiarkan kejatuhan, kehancuran dan malapetaka.
Dan, bersyukurlah kalau ada orang yang berdasarkan pengetahuan dan
keterampilannya, ia mau memberi nasihat. Semakin banyak engkau mendengarkan
apapun nasihat dari orang-orang seperti itu, akan semakin baik kehidupanmu
karena engkau memperoleh berkat keselatamatan.
