Pelantikan Panitia Pemilihan Diaken dan Penatua Jemaat GPM Sumber Kasih Periode 2025-2030

ADOLOF FARIMAN Berita Sumber Kasih 04 Agustus 2024 1167 kali Pelantikan Panitia Pemilihan Diaken dan Penatua Jemaat GPM Sumber Kasih Periode 2025-2030 Panitia Pemilihan Majelis Jemaat Periode 2025-2030

Syalom, Jemaat GPM Sumber Kasih. Ambon (4 Agustus 2024) – Sebagai wujud nyata dari pelaksanaan demokrasi internal, Jemaat GPM Sumber Kasih hari ini secara resmi melantik Panitia Pemilihan Diaken periode 2025-2030. Pelantikan ini menandai dimulainya salah satu tahapan penting yakni pelaksana teknis Panitia yang membantu tugas-tugas Majelis Jemaat dalam pesta demokrasi iman  bagi Jemaat GPM Sumber Kasih

Dalam ibadah pelantikan tersebut didasari dengan Firman Tuhan sekaligus khotbah yang terambil dari Alkitab Perjanjian Lama yaitu Kejadian 11 : 1 – 9 dengan judul, Menara Babel.

 

Ketua Majelis Jemaat GPM Sumber Kasih yang juga Ketua panitia pemilihan, Pendeta Ny. G. M. Masrikat/Peea, mengungkapkan, sesuai Peraturan Organik (PO) GPM dimana Ketua panitia pemilihan Diaken dan Penatua, itu harus Ketua Majelis Jemaat setempat. 

Selaku ketua Panitia, Ibu Peea sapaan kasih, dalam sambutannya mengajak seluruh panitia dan anggota jemaat untuk berperan aktif dalam proses pemilihan. “Pemilihan ini adalah hak dan tanggung jawab kita bersama dalam memilih dan menentukan majelis untuk melanjutkan, untuk melayani, menata dan pelayanan umat di jemaat sumber kasih. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk memilih majelis, bagi jemaat kita,” ajaknya.

Panitia Pemilihan yang dilantik ini dipilih langsung oleh Majelis Jemaat Jemaat GPM Sumber kasih. Panitia yang berjumlah 18  orang ini dilantik di dalam ibadah minggu hari ini 4 Agutus 2024 yang berlangsung di Gedung Gereja Sumber Kasih.

Sistem pemilihan Diaken dan Penatua Jemaat GPM Sumber Kasih, bahkan di semua Jemaat GPM, mengacu pada Paraturan Organik (PO) GPM serta Petunjuk Teknis (Juknis) dari  Sinode GPM.

Harapannya, semoga mereka yang akan terpilih nantinya dapat melakukan tugas pelayanan secara maksimal karena jika menjalaninya dengan baik, itu berarti meresponi anugerah dan kasih Tuhan sehingga melalui pelayanan yang dilakukan, nama Tuhan dipuji dan dimuliakan.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin